Sensor suhu berlapis epoksi
- Rating
3-1) Nilai resistensi nol daya |
R25 : 10kΩ ±1% (pada 25°C) |
|
|
3-2) Nilai B. |
B25/50: 3,950K ±1% |
*Nilai B dihitung menggunakan nilai resistansi daya nol
diukur pada 25 °Cdan 50°C. |
3-3) Faktor disipasi. |
:Approx.3.7Mw/°C(di udara) |
|
|
3-4) Konstanta waktu termal. |
:Approx. 10.0 detik (di udara) |
|
|
3-5) Peringkat daya maksimum. |
: 3.5mW (pada 25°C) |
|
|
3-6) Kisaran suhu kategori |
: -30 ~ 105 °C |
(=Kisaran suhu pengoperasian) |
|
- Resistensi isolasi
Resistansi isolasi harus lebih dari 100 MΩ yang diukur pada
Arus searah500V antara area film dan terminal.
5) Tes iklim
5-1) Panas kering
Setelah sampel uji terpapar di udara pada suhu 90 ±2 °C Selama 1.000 jam, rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus dalam ±1% dari nilai awal.
5-2) Panas lembab
Setelah sampel uji terpapar dalam kelembaban 95% pada 40 ±2°C Selama 1.000 jam, rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus dalam ±1% dari nilai awal.
5-3) Dingin
Setelah sampel uji terpapar di udara pada –55 ±3°C Selama 1.000 jam, rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus dalam ±1% dari nilai awal.
5-4) Pemuatan
Setelah arus DC 1mA diterapkan pada sampel uji pada suhu 40 ±2°C dan kelembaban 95% selama 1.000 jam, rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus dalam ±2% dari nilai awal.
5-5) Perubahan suhu
Satu siklus perubahan suhu harus dilakukan dalam urutan kondisi berikut.
. Suhu lingkungan ruangan. (Nilai awal)
. Pada –25 ±3°C, selama 30 menit.
. Suhu sekitar ruangan, selama 3 menit.
. Pada + 90 ±2°C, selama 30 menit.
. Suhu sekitar ruangan, selama 3 menit.
Setelah 100 siklus proses ini, rasio perubahan nilai
resistensi daya nol harus berada dalam ±1% dari nilai awal.
6) Karakteristik mekanik
6-1) Ketahanan terhadap panas penyolderan
Terminal harus dicelupkan ke dalam bak solder yang memiliki suhu 260 ±5°C ke titik 2,0 mm dari tubuh dan kemudian ditahan di sana selama 5 ±1s, rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus berada dalam ±1% dari nilai awal.
6-2) Kemampuan menyolder
Setelah mencelupkan terminal ke kedalaman dalam bak solder 235 ±5°C untuk 2 ±0,5 detik . Sekitar 90% terminal harus ditutup dengan solder secara seragam.
6-3) Jatuh bebas
Setelah tiga kali jatuh ke papan maple dari ketinggian 0,75 m, tidak akan ada kerusakan yang terlihat dan rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus berada dalam ±1% dari nilai awal.
6-4) Kekokohan terminasi
Setelah 1N memuat berat untuk 10 ±1s diterapkan pada terminasi kawat, tidak boleh ada kerusakan yang terlihat dan rasio perubahan resistansi daya nol pengenal harus berada dalam ±1% dari awal
nilai.
Tidak ada dokumen PDF yang tersedia untuk produk ini saat ini
Tidak ada file video yang tersedia saat ini
Produk ini tidak mendukung penjualan online saat ini